You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Akibat Proyek Pelebaran Hotel, 4 Warga Menteng Terserang DBD
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Empat Warga Kebon Sirih Terjangkit DBD

Empat warga RT 07/05, Kelurahan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, terjangkit demam berdarah dengue (DBD). Diduga, warga diserang nyamuk Aedes Aegyti karena adanya genangan dari dari sebuah proyek pelebaran hotel di wilayah sekitar.

Kita juga sudah lakukan fogging sebanyak empat kali di RW 05 dan 04 termasuk di hotel juga

Lurah Kebon Sirih, Rahmat Efendi mengatakan, sebelum warganya terjangkit DBD, ada tiga pekerja hotel yang terjangkit terlebih dahulu. Setelah mengetahui adanya perkembangan nyamuk Aedes aegypti di wilayahnya, pihaknya segera melakukan fogging di dua RW yang berada dekat sekitar proyek.

"Kita juga sudah lakukan fogging sebanyak empat kali di RW 05 dan 04 termasuk di hotel juga. Selain itu, kita juga sudah minta kepada pihak pengelola untuk menjaga kebersihan agar tidak ada lagi bibit nyamuk," ujarnya, Senin (16/11).

Data Kader Jumantik Harus Sesuai Fakta

Sementara itu, Ketua RW 05, Agus Kustiadi mengatakan, sebelum ada proyek pelebaran hotel, belum pernah ada kasus DBD yang menimpa warganya.

"Ada juga yang kena satu keluarga, Ibu bapak sama dua anaknya, tapi sekarang kondisi mereka sudah membaik semua," kata Agus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6779 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5668 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2950 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2113 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1880 personAnita Karyati